Description & Benefits
- Indications
- Antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri yang serius, misalnya infeksi gigi dan gusi, infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi tulang, serta infeksi saluran napas tertentu, terutama bila tidak bisa memakai penisilin.
Dosage & Directions
- Dosage
- Sesuai resep dokter. Dosis lazim dewasa: 150–450 mg setiap 6 jam (4 kali sehari), tergantung beratnya infeksi.
- Directions for Use
- Obat keras: hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Diminum dengan segelas air penuh dalam posisi duduk atau berdiri, supaya kapsul tidak tersangkut dan mengiritasi kerongkongan. Boleh sebelum atau sesudah makan.
Safety Information
- Pregnancy Category
- B
- Precautions
- Habiskan sesuai lama pengobatan yang ditentukan dokter, walaupun gejala sudah membaik, supaya infeksinya benar-benar tuntas dan kuman tidak menjadi kebal. Obat ini lebih sering menyebabkan diare berat karena radang usus (kolitis). Segera hentikan dan periksakan ke dokter bila diare cair, sering, berdarah, atau disertai kram perut, bahkan hingga beberapa minggu setelah obat habis. Tanyakan dokter lebih dulu bila pernah mengalami radang usus atau memiliki gangguan hati atau ginjal.
- Contraindications
- Alergi terhadap klindamisin atau linkomisin.
- Side Effects
- Diare, mual, muntah, nyeri perut, ruam. Jarang tetapi serius: radang usus dengan diare berat.
- Drug Interactions
- Eritromisin: jangan digabung, kerjanya saling melemahkan. Obat pelemas otot yang dipakai saat pembiusan: efeknya bisa bertambah.
Product Details
- Contents
- Clindamycin Hydrochloride 150 mg
- Dosage Form
- Kapsul
- Net Content
- -
- Packaging
- 1 Box = 5 Strip · 1 Strip = 10 Kapsul
- Manufacturer
- Novell Pharmaceutical Laboratories
- Marketing Authorisation No. (BPOM)
- GKL0233506901A1
- Halal Number
- -