- Pregnancy Category
- C
- Precautions
- Habiskan sesuai lama pengobatan yang ditentukan dokter, walaupun gejala sudah membaik, supaya infeksinya benar-benar tuntas dan kuman tidak menjadi kebal.
Bisa menyebabkan peradangan atau robek pada urat (tendon), terutama pada usia di atas 60 tahun atau yang memakai kortikosteroid. Hentikan dan periksakan bila tumit, bahu, atau tangan terasa nyeri atau bengkak.
Hindari sinar matahari langsung yang lama; kulit bisa lebih mudah terbakar.
Tanyakan dokter lebih dulu bila memiliki epilepsi, gangguan irama jantung, myasthenia gravis, gangguan ginjal, atau diabetes.
Bisa menyebabkan pusing; hati-hati saat mengemudi.
- Contraindications
- Alergi terhadap obat ini atau antibiotik golongan kuinolon lain.
Pernah mengalami gangguan urat (tendon) akibat obat sejenis.
Kehamilan dan menyusui.
Anak dan remaja dalam masa pertumbuhan, kecuali atas pertimbangan dokter.
- Side Effects
- Mual, diare, sakit kepala, pusing, sulit tidur. Jarang: nyeri atau robek urat, kesemutan di tangan/kaki, gangguan irama jantung, perubahan gula darah, reaksi alergi.
- Drug Interactions
- Obat maag (antasida), suplemen zat besi, kalsium, magnesium, dan seng: menghambat penyerapan; beri jarak 2 jam sebelum atau 4–6 jam sesudahnya.
Warfarin: efek pengencer darah bisa bertambah.
Obat yang memengaruhi irama jantung (misalnya beberapa obat antiaritmia, antipsikotik): risiko gangguan irama jantung bertambah.
Kortikosteroid: risiko gangguan urat bertambah.
Obat diabetes: gula darah bisa naik atau turun tidak terduga.