- Pregnancy Category
- C
- Precautions
- Bisa mengiritasi lambung. Tanyakan dokter lebih dulu bila pernah sakit maag, tukak atau perdarahan lambung, memiliki penyakit jantung, tekanan darah tinggi, gangguan ginjal atau hati, atau asma.
Gunakan dosis terendah yang masih efektif dan dalam waktu sesingkat mungkin.
Segera periksakan ke dokter bila feses hitam, muntah darah, nyeri dada, sesak, atau bengkak di wajah.
Jangan dipakai setelah usia kandungan 20 minggu kecuali atas anjuran dokter, dan hindari selama menyusui tanpa saran dokter.
- Contraindications
- Alergi terhadap obat ini, atau pernah sesak/asma kambuh setelah minum aspirin atau obat antinyeri sejenis.
Sedang mengalami tukak atau perdarahan lambung/usus.
Gagal jantung berat, gangguan ginjal atau hati berat.
Nyeri sekitar operasi bypass jantung.
Kehamilan trimester ketiga.
Alergi terhadap obat golongan sulfonamida (sulfa).
- Side Effects
- Nyeri perut, kembung, diare, sakit kepala, pusing, bengkak di kaki. Lebih jarang mengiritasi lambung dibanding antinyeri biasa, tetapi tetap bisa. Jarang: kenaikan tekanan darah, gangguan jantung atau ginjal.
- Drug Interactions
- Obat antinyeri sejenis lainnya dan aspirin: risiko luka lambung naik; jangan digabung.
Obat pengencer darah (warfarin, klopidogrel): risiko perdarahan bertambah.
Kortikosteroid (misalnya metilprednisolon): risiko luka lambung bertambah.
Obat darah tinggi dan obat pelancar kencing: efeknya bisa berkurang dan kerja ginjal bisa terganggu.
Litium dan metotreksat: kadarnya dalam darah bisa naik.