Description & Benefits
- Indications
- Melemaskan otot yang kaku dan tegang, misalnya kekakuan otot karena gangguan saraf (multiple sclerosis, cedera tulang belakang, stroke) atau nyeri otot yang disertai kejang otot.
Dosage & Directions
- Dosage
- Sesuai resep dokter. Dosis dimulai 2 mg lalu dinaikkan bertahap oleh dokter; biasanya 2–4 mg, 3 kali sehari. Paling banyak 36 mg sehari.
- Directions for Use
- Obat keras: hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Diminum dengan air. Selalu dengan cara yang sama (selalu bersama makan atau selalu tanpa makan), karena makanan mengubah kadarnya.
Safety Information
- Pregnancy Category
- C
- Precautions
- Jangan berhenti atau mengubah dosis sendiri tanpa bertanya kepada dokter. Penghentian harus bertahap untuk menghindari tekanan darah naik dan jantung berdebar. Bisa menyebabkan kantuk, pusing, dan tekanan darah turun; bangun perlahan, jangan mengemudi bila terpengaruh, dan hindari alkohol. Dokter mungkin memeriksa fungsi hati secara berkala.
- Contraindications
- Sedang memakai siprofloksasin atau fluvoksamin. Gangguan hati berat. Alergi terhadap tizanidin.
- Side Effects
- Mengantuk, pusing, mulut kering, lemas, tekanan darah turun, denyut jantung melambat.
- Drug Interactions
- Siprofloksasin dan fluvoksamin: JANGAN digabung, kadar tizanidin naik drastis. Pil KB: kadar tizanidin naik. Obat darah tinggi: tekanan darah bisa turun terlalu rendah. Alkohol dan obat penenang: kantuk bertambah.
Product Details
- Contents
- Tizanidine Hydrochloride 2 mg
- Dosage Form
- Tablet
- Net Content
- -
- Packaging
- 1 Box = 10 Strip · 1 Strip = 10 Tablet
- Manufacturer
- Novell Pharmaceutical Laboratories
- Marketing Authorisation No. (BPOM)
- -
- Halal Number
- -