Deskripsi & Manfaat
- Indikasi
- Meredakan gangguan buang air kecil akibat pembesaran prostat jinak pada pria, misalnya aliran kencing lemah, sering kencing, dan sulit memulai kencing.
Dosis & Aturan Pakai
- Dosis
- Sesuai resep dokter. Dosis lazim pria dewasa: 0,4 mg, sekali sehari.
- Aturan Pakai
- Obat keras: hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Diminum sekali sehari, sesudah makan yang sama setiap hari. Ditelan utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan.
Informasi Keamanan
- Kategori Kehamilan
- B
- Perhatian
- Bisa menyebabkan pusing atau tekanan darah turun saat berdiri, terutama di awal; bangun dari duduk atau berbaring dengan perlahan. Bila akan menjalani operasi katarak atau glaukoma, beri tahu dokter mata bahwa Anda memakai obat ini. Pemeriksaan untuk menyingkirkan kanker prostat tetap perlu dilakukan sesuai anjuran dokter.
- Kontraindikasi
- Riwayat pingsan atau pusing saat berdiri (hipotensi ortostatik). Gangguan hati berat. Alergi terhadap tamsulosin.
- Efek Samping
- Pusing, gangguan ejakulasi (air mani sedikit atau tidak keluar), hidung tersumbat, sakit kepala, lemas.
- Interaksi Obat
- Obat penghambat alfa lain: jangan digabung. Sildenafil dan obat disfungsi ereksi lain: tekanan darah bisa turun. Ketokonazol dan obat sejenis: kadar tamsulosin naik.
Detail Produk
- Kandungan
- Tamsulosin Hydrochloride 0,4 mg
- Bentuk Sediaan
- Tablet Lepas Lambat
- Isi Bersih
- -
- Kemasan
- 1 Box = 3 Strip · 1 Strip = 10 Tablet
- Pabrik
- Novell Pharmaceutical Laboratories
- No. Izin Edar (BPOM)
- GKL1733537514A1
- Nomor Halal
- -